Presiden Prabowo Turun Tangan! Dua Guru Luwu Akhirnya Direhabilitasi

- Editorial Staff

Kamis, 13 November 2025 - 03:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Fot: Tangkapan Layar Kanal : Prabowo Subianto

Sumber Fot: Tangkapan Layar Kanal : Prabowo Subianto

Pemecatan ini memicu gelombang dukungan publik.
Masyarakat Luwu Utara bersama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyuarakan aspirasi ke DPR RI, hingga akhirnya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi pertemuan kedua guru dengan Presiden.

“Barusan saja Bapak Presiden sudah menandatangani surat rehabilitasi kepada Pak Rasnal dan Pak Abdul Muis, guru SMA dari Luwu Utara,” ujar Dasco di Jakarta.

Dengan ditandatanganinya surat rehabilitasi tersebut, nama baik, harkat, martabat, dan hak-hak kedua guru resmi dipulihkan oleh negara.

BACA JUGA  Di NTT, Kepala Staf Angkatan Udara dapat Anugerah ini

Presiden Prabowo: Guru Harus Dihormati dan Dilindungi

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa keputusan Presiden merupakan hasil koordinasi lintas lembaga selama satu minggu terakhir, sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan dan profesi guru.

“Guru adalah pahlawan-pahlawan tanpa tanda jasa yang harus kita perhatikan, hormati, dan lindungi. Dalam setiap dinamika, pemerintah selalu mencari penyelesaian terbaik dan berkeadilan,” ujar Menteri Pras.

Ia berharap keputusan ini menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk meneguhkan kembali penghormatan terhadap guru sebagai pilar utama peradaban Indonesia.

BACA JUGA  Keluhan Akan Listrik Saat Jumat Curhat, Dua Warga Desa Naekasa Langsung Terjawab Oleh Kapolres Belu.

Pelajaran untuk Dunia Pendidikan

Kasus dua guru Luwu Utara menjadi cermin kompleksitas dunia pendidikan di daerah—antara aturan hukum dan panggilan moral kemanusiaan.
Keputusan rehabilitasi dari Presiden Prabowo tidak hanya memulihkan nama baik dua pendidik, tetapi juga menegaskan posisi guru sebagai garda moral bangsa yang layak dihargai, bukan dikorbankan.

“Semoga keputusan ini memberikan keadilan bagi kedua guru yang kita hormati, dan menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di seluruh Indonesia,” tutup Menteri Pras.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Berita ini 29 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Rabu, 23 September 2026 - 22:43 WITA

Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026

Minggu, 13 September 2026 - 19:37 WITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Sabtu, 5 September 2026 - 07:38 WITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 06:25 WITA

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

error: Content is protected !!