Belu. News.Matatimor – Net : Peringati HUT ke 48, SMK Swasta Katolik Kusuma Atambua adakan perayaan misa syukur sekaligus merayakan pesta Sto. Arnoldus Yansen sebagai pelindung sekolah.
Perayaan Ekaristi tersebut dipimpin langsung oleh P. Petrus Salu, SVD tepatnya di SMK swasta Katolik Kusuma Rabasin, Desa Halifunan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu-NTT, pada Senin (15/01/24)..
Kepala SMKS Katholik Kusuma Atambua, Sr. Agustina Bete Kiik, SSpS dalam jumpa persnya menyampaikan, kegiatan hari ini spesial untuk kami khususnya SMK Swasta Katholik Kusuma, karena pada hari ini pihaknya merayakan ulang tahun sekolah yang ke-48 dan juga pesta pelindung sekolah Sto. Arnoldus Yansen. Ungkap Suster Agustina Bete Kiik, SSps.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjutnya, Sebelum kegiatan puncak yang diselenggarakan pada hari ini, kami (SMK Kusuma, red) memulai dengan kegiatan tridum selama tiga hari untuk mendalami kepribadian Sto. Arnoldus Yansen terlebih teladan-teladan kebajikan yang dimilikinya.
Dan untuk tahun ini kami melihat teladan kebajikan khususnya misionaris yang berhati global,” tambahnya.
Dikatakan Sr. Agustina, pihaknya berharap kedepannya para pendidik (guru) dan peserta didik memiliki hati yang global, yang bisa merangkul seluruh dunia dan bisa menjadi misionaris-misionaris kecil bagi siswa/siswi dan untuk para guru bisa menjadi misionaris awam.
“Semoga kedepan visi dan misi Sto. Arnoldus Yansen yakni Allah Tritunggal Maha Kudus hadir dalam hati kita dan hati seluruh umat manusia dapat tercapai. Karena, ketika guru-guru dan siswa/i yang kelak akan tamat dari lembaga ini, mereka akan menyebar ke berbagai daerah untuk menebarkan kasih Allah Tritunggal melalui karya dan tindakan, maka dengan sendirinya Allah Tritunggal akan semakin dikenal dan secara otomatis mereka (siswa,red) akan menjadi misionaris yang menyebarkan misi keselamatan itu sendiri,” ungkap Sr. Agustina.
Sosok suster yang murah senyum itu juga mengatakan bahwa, selain kegiatan tridum, pihak sekolah juga menyelenggarakan aneka perlombaan untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik.
“Pengembangan bakat dan minat peserta didik sudah secara terus menerus diselenggarakan pada setiap hari Sabtu melalui program gerakan sekolah menyenangkan (GSM). Sehingga menjelang pesta sekolah, pihak sekolah adakan perlombaan sebagai pameran atau demonstrasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dan kegiatan tersebut merupakan puncak dari P5 yang ada,” ucapnya.
Sr Agustina berharap, kegiatan P5 yang telah dilakukan pihaknya mampu mendukung dan mensukseskan para peserta didik saat terjun ke dunia kerja dimasa yang akan datang melalui kemampuan, integritas dan kreativitas.
Hal senada disampaikan oleh Pimpinan Provinsial SSpS Timor, Suster Imellda Maria Obe, SSpS saat dikonfirmasi media ini menyampaikan,”mengingat SMK Swasta Katholik Kusuma Atambua adalah milik kongregasi provinsi Timor, oleh karena itu hari ini kami hadir dalam perayaan pesta pelindung Sto. Arnoldus Yansen. Satu kebajikan yang membuat kami menjadi kuat sebagai anak-anak dan juga misionarisnya,” katanya
Pimpinan Provinsial SSps itu mengatakan, Sto. Arnoldus Yansen adalah seorang misionaris yang beriman dan visioner.
“Apa yang ia yakini, itulah yang ia lakukan. Arnoldus Yansen memiliki hati yang global, yang mampu merangkul seluruh dunia,” tandasnya.
Kami sebagai putra-putri Sto. Arnoldus Yansen, bekerja di lima benua, dan kami sangat percaya bahwa spiritnya yang berhati global dan mencintai dunia juga hidup dan tinggal didalam hati para misionarisnya, baik SVD, SSpS Aktif dan SSpS Kontemplatif.
“Semangat Arnoldus Yansen yang menggebu-gebu untuk selalu dan senantiasa hidup dalam hati para pengikutnya hingga hari ini. Kongregasi kami pada setiap tahun mengutus sekian banyak orang untuk melanjutkan apa yang telah dimulai oleh bapak pendiri dan untuk bekerja di lima benua,” tandasnya.
Dijelaskannya, kehadiran pihaknya hari ini secara khusus keluarga besar SSpS Timor karena merasa kegiatan hari ini adalah milik kami dan seluruh tamu undangan yang hadir pada kesempatan ini adalah keluarga kami, keluarga Sto. Arnoldus Yansen.
“Kami (SSpS, red) hadir sebagai ibu untuk memberikan spirit bagi peserta didik dan tenaga pendidik (guru), orang tua maupun tamu undangan agar spirit dari Sto. Arnoldus Yansen bisa hidup dan hidup dalam hati mereka, seperti doa Bapak Pendiri yang terus diulangi; Semoga Hari Yesus hidup dalam hati kita dan juga hati semua orang, ” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut: Pimpinan Provinsial SSpS Timor, Kepala SMK yang ada di kabupaten Belu, Tendik serta tenaga kependidikan SMK Kusuma, serta orang tua peserta didik.