Kotbah Minggu 11 September 2022 Minggu Biasa XXIV

- Editor

Sabtu, 10 September 2022 - 05:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Allah itu maha pengasih penyayang, panjang sabar dan penuh belaskasih dan pengampunan. Maka ketika Israel umat kepilihanNya membangkang dengan menyembah berhala patung tuangan, Allah marah dan ingin menghancurkan Israel.

Tetapi mengingat kasih dan belaskasihanNya terhadap Israel ini, maka ALLAH MEMBATALKAN BENCANA YANG SUDAH DIRENCANAKANNYA (Yeh,32,14). Demikian juga berulangkali Israel bangsa yg tegar hati, berulang kali menyimpang dari jalan yang telah ditunjukkan Allah, tetap saja kasih dan belaskasihan Allah lebih kuat dari sikap yg tidak terpuji Israel sesuai dengan firman-nya.

Tuhan telah membatalkan bencana yang telah direncanakanNya, sungguh betapa berharganya kasih setia Tuhan kepada umatNya Israel.
Dalam Diri Yesus Kristus, Allah menunjukkan belaskasIh dan pengampunannya kepada orang-orang berdosa. Yesus lalu mengajarkan bagaimana Allah yang penuh belaskasih dan pengampun dalam 3 perumpamaan sekaligus tentang yang hilang yakni : DOMBA YANG HILANG, DIRHAM YANG HILANG DAN ANAK YANG HILANG.

BACA JUGA  Persidangan Majelis Jemaat GMIT Pniel OelOb, Ini Pesan KMK

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Diri Yesus Kristus Allah menunjukkan perhatiannya terhadap orang berdosa. Karena orang-orang berdosa adalah orang-orang yang hilang dari rangkulan kasih dan kebaikan Tuhan, dan karena itu orang-orang berdosa dicari sekuat tenaga, agar mereka kembali diterima sebagai anak-anak yang pantas dicintai.

Karena itu Yesus selalu berusaha dekat dengan orang-orang berdosa, mencari dan makan minum dengan para pemungut cukai dan orang-orang berdosa lainnya. Namun karena sikap Yesus ini, maka Yesus dibenci oleh kaum farisi dan ahli-ahli taurat karena sikap Yesus yang selalu bergaul dengan orang-orang berdosa, sangat bertentangan dengan sikap farisi dan ahli-ahli taurat yang selalu MENJAUHI PARA PEMUNGUT CUKAI DAN ORANG-ORANG BERDOSA.
Dengan makan minum bersama pemungut cukai dan orang berdosa, Yesus ingin menyatakan bahwa .AKAN ADA SUKACITA BESAR DI SURGA ATAS SATU ORANG BERDOSA YANG BERTOBAT. Ini yang menjadi hakekat kegembiraan injili.
Untuk itu ada beberapa hal ini
Pertama : Hukuman atas dosa pasti ada, tetapi Rahmat pengampunan dosa jauh lebih besar dosa manusia. Allah bukan Allah yang kejam tetapi Allah yang penuh belaskasih dan pengampun
Kedua : Yesus selalu dekat dan orang berdosa, karena Yesus ingin orang berdosa bertobat. Yesus datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Akan ada sukacita besar di surga atas satu orang berdosa yang bertobat.
Ketiga:kita semua pny martabat dan harga diri yg sama,termasuk para pemungut cukai dan org berdosa di mata Tuhan..sebab Allah membenci dosa tetapi sgt mencintai org berdosa yg bertobat..Itulah sebabnya Tuhan selalu mencari org berdosa yg hilang
Semoga Tuhan berkenan mengasihi dan menerima kita org yg berdosa ini, sehgga kita kelak blh menikmati sukacita surgawi kelak …Amen
Mggu Biasa ke 24
Yeh,32,7-11,13-14
Luk,15,1-32

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WITA

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!