Korban Terseret Banjir di Fatuleu Barat Belum ditemukan

- Editor

Selasa, 15 November 2022 - 03:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Basarnas dan Masyarakat sekitar, masih terus melakukan Pancarian korban terseret banjir di Desa Kalali, Fatuleu Barat pada Senin 14/11/2022 atas nama Atrohanis Malafu.

Sebanyak 7 orang personil Basarnas tiba di lokasi pencarian pada pukul 05.00 WITA. Warga setempat membantu melakukan pencarian dengan cara menyisir bantaran sungai Sumlili hingga ke muara di pantai Barate.

BACA JUGA  Jadwal Misa Natal & Tahun Baru Paroki Santa Helena Camplong

Upaya pencarian hingga pukul 11.30 WITA masih belum membuahkan hasil. Hanya menemukan baju korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk informasi, korban atas nama Atrohanis Malafu dan isterinya terseret banjir pada Senin 14/11/2022 sore sekitar pukul 15.00 WITA.

Kedua korban terseret derasnya arus banjir di sungau Sumlili saat hendak kembali dari kebun ke rumah.

BACA JUGA  Salah Satu Warga Disabilitas di Kabuapaten Malaka di Terlantarkan

Jasad korban Tersia Teti, ditemukan warga tak jauh dari tempat terseret, dan kini sudah disemayamkan di rumah duka. Sementara korban atas nama Atrohanis Malafu, hingga penulisan berita ini, belum ada tanda-tanda penemuan.

Terpantau di Lokasi pencarian, warga setempat bersama Pihak Kepolisian, Camat, Kepala Desa Kalali, Basarnas, dan BNPB terus melakukan pencarian.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!