Keluarkanlah dahulu balok dalam matamu! – Kotbah Katolik

Kotbah Katolik Minggu Biasa VIII - Rm. Kris Taus, Pr - Paroki Sta. Helena Lili - Camplong

- Editor

Jumat, 28 Februari 2025 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangat luar biasa bahwa Yesus menyampaikan ajaranNya dalam Injil hari Minggu ini dalam perumpamaan.

Ada banyak perumpanaan yang tentunya dengan pesannya masing-masing.
Dalam renungan ini kita hanya sentil beberapa perumpamaan saja. Antara lain tentang selumbar dalam mata, juga tentang orang buta tuntun orang buta dst.

Sudah sangat sering kita membaca tulisan-tulisan tentang kata bijak dalam medsos yang lucu dan sangat inspiratif seperti ini: TUHAN YANG MERENCANAKAN, KITA YANG MENJALANKAN, ORANG LAIN YANG KOMENTAR.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tulisan ini memberi inspirasi dan pesan bahwa orang sering kali lebih mudah memberi komentar dari pada berbuat sendri. Atau orang lebih gampang melihat diri orang lain dari pada melihat diri sendiri. Lebih gampang mempersalahkan orang lain dari pada persalahkan diri sendiri. Hal ini yang disoroti Yesus dalam salah satu perumpamaan Injil hari ini. Mengapa engkau melihat selumbar dalam mata saudaramu, tetapi BALOK dalam matamu tidak kau ketahui?

BACA JUGA  Kunker Ke Kab. Belu, Gubernur Tanam Jagung di Desa RinbesiHat

Keluarkanlah dahulu balok dalam matamu maka engkau akan melihat jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.

Balok memang kayu besar kalau dibandingkan dengan selumbar (setitik debu) Satu pernyataan Yesus yang sangat ekstrim karena memang jika sesuatu yang besar/balok menutupi mata kita maka kita tidak akan melihat dengan baik segala yang ada di sekitar kita. Semua jadi gelap, maka kita sama seperti orang buta.

dalam perumpamaan, dapatkah orang buta menuntun orang? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lubang?
Oleh karena itu hendaknya kita keluarkan dahulu balok dalam mata kita supaya kita melihat dengan terang dan jelas. Nah dengan demikian kita dapat melihat orang lain dengan terang dan memberi komentar juga tidak miring-miring amat .

APA SAJA BALOK-BALOK DALAM HIDUP KITA?

Balok adalah kayu besar. Yesus pakai sebagai bahasa simbolik untuk memperingati kita akan segala hal besar yang menghalangi/menutupi mata hati kita untuk melihat diri kita sendiri yang menghalangi kita untuk melihat sesama seperti: iri, dengki, dendam, (Injil mggu lalu) sombong, masa bodoh, culas curang, suka benarkan diri saja, marah dll.

BACA JUGA  Sijukkot, Herbal Kaya Manfaat dari Tanah Toba

Maka sangat bagus, terkadang kita harus merefleksi diri melihat diri sendiri, dari pada sibuk dengan orang lain, dan orang lain juga harus demikian.

Kalau kita semua pada titik posisi ini maka hidup bersama kita akan aman dan damai, tetapi apa itu mungkin ? Setiap kita harus usahakan ini dengan cara BERPIKIR Positif daripada berpikir Negatif, prasangka dan curiga.

Dengan berpikir positif, kita akan melihat orang lain juga baik demikian juga segala sesuatu juga baik adanya. Sebaliknya singkirkan jauh cara berpikir NEGATIF yabg selalu melihat sesama dan segala sesuatu lain jelek dan buruk.

BACA JUGA  Salib, Derita, dan Harapan | Renungan Jumat Agung

Dalam hal ini Yesus sampaikan perumpamaan lain: orang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan org jahat mengeluarkan segala yang jahat dari perbendaharaan hatinya yang jahat.

Kitab Putra Sirakh menulis: baik buruknya manusia diuji dari kata-kata yang terucap dari bibir nya. Dan hanya orang yang bijaksana mampu menguasai ucapan bibirnya.

PESAN IMAN

  1. Semakin kita merefleksi diri kita, maka kita akan semakin berkembang dalam mencintai sesama kita, termasuk yang menyakiti kita. (Injil mggu lalu)
  2. Milikilah mata seperti MATA LEBAH, yang selalu mencari sesuatu yang Harum dan manis meskipun itu ada tumpukan sampah yang kotor berbau busuk, dari pada memiliki MATA LALAT yang selalu mencari yang kotor dan berbau busuk meski ada bunga mawar dengann madunya yang sangat manis. Amen.

MINGGU BIASA 8
Sir,27,4-7
Luk,6,39-45

Facebook Coment

Penulis : Rm. Chris Taus, Pr.

Editor : Del Neonub _ Komsos Sta. Helena

Sumber Berita: matatimor.net

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!