KTT ASEAN, Pemkab Manggarai Gelar Ritual Adat

- Editor

Kamis, 4 Mei 2023 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang KTT Asean, Pemkab Manggarai Gelar Ritual Adat

Labuan – Bajo – matatimor.net – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur membuat ritual adat “Teing Hang Kolang” jelang penyelenggaraan (KTT ASEAN) Konferensi Tingkat Tinggi ke-42 ASEAN/ASEAN Summit di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Menyadari kita sebagai orang yang berbudaya, Pemda Manggarai Barat dipandu oleh tokoh adat Nggorang, Lancang. Dan Sernaru buat ritual Teing Hang, bagian dari permisi bahwa sebentar lagi kami akan menyelenggarakan acara besar,”. Kata Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi. Melalui keterangan tertulisnya, usai ritual adat di lobi Kantor Bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo, melansir ANTARA, Kamis (4/5/2023).

Teing Hang Kolang merupakan ritual adat “memberi makan leluhur” masyarakat Manggarai Barat mempercayainya sebagai bentuk permohonan izin untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan besar yang belum pernah dilakukan.

Tahap pertama dalam proses adat itu adalah pemotongan ayam putih di pohon beringin. Ayam putih itu melambangkan bentuk penghormatan, persembahan, sebagai perwujudan Tuhan yang kita sembah.

“Ayam putih melambangkan ketulusan dan kepolosan kita semua, hati rakyat Manggarai Barat tulus, polos,” ujarnya.

Selanjutnya ada pemotongan ayam merah di dalam ruangan yang melambangkan keberanian dan memberi kesan bahwa Manggarai Barat sangat siap menyambut KTT ke-42 ASEAN.

“Ditambah dengan ada yang namanya sirih pinang, tembakau. Leluhur kenal sirih pinang, tembakau, bukan rokok kayak sekarang,” katanya melanjutkan.

Sebagai masyarakat yang lahir dan hidup dengan budaya, kata Bupati Edi, tidak hanya memberi makanan kepada manusia yang masih hidup, tapi juga dengan orang-orang yang sudah meninggal atau para leluhur.

Oleh karena itu anak cucu memiliki kewajiban moral untuk memberi “makan” lewat ritual adat ini.

“Mobilitas kendaraan lewat udara, darat, dan laut itu masif, yang sebelumnya tidak sebanyak yang terjadi di saat ini, begitu juga mobilitas manusia. Ini mengagetkan, jadi supaya tidak kaget, kita kasih makan kepada mereka,” ujar Bupati Edi.

BACA JUGA  Perjuangan Eurico Guteres Tidak Sia -Sia, 2100 Unit Rumah Bagi Warga Eks Timor - Timur Mulai Dikerjakan

Berita Asean Summit

Ritual adat yang berlangsung dari pukul 18.00 Wita sampai pukul 19.30 Wita berjalan lancar.

Bupati Edi Endi berharap lewat upacara adat ini, pemerintah dan masyarakat mendapatkan restu sehingga kegiatan internasional nanti berjalan lancar tanpa ada hambatan apa pun.

KTT ke-42 ASEAN akan berlangsung mulai  9 Mei sampai 11 Mei 2023 di Labuan Bajo.

Para Kepala Negara ASEAN dan tamu delegasi lainnya akan menghadiri Kegiatan itu.

BACA JUGA  Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Keterangan Foto: Suasana ritual adat “Teing Hang Kolang” jelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi ke-42 ASEAN/ASEAN Summit di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (4/5/2023). Foto: ANTARA

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!