Gubernur NTT Resmikan Gereja di Labat

- Editor

Minggu, 2 April 2023 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Timur Resmikan Gedung Gereja Yarden Labat

Sabtu, 01/04/2023 – Gedung Gereja Yarden Labat diresmikan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pada hari Sabtu (1/4/2023) ditandai dengan penandatanganan prasasti.

“Atas berkat kasih Tuhan Yesus Kristus Sang Kepala Gereja, perkenankan kami, saya Gubernur Nusa Tenggara Timur bersama Ibu Ketua Sinode GMIT menandatangani prasasti ini sebagai bentuk diresmikannya Gereja Yarden Labat,” ungkap Gubernur VBL saat menandatangani prasasti dan disambut tepuk tangan para jemaat dan tamu undangan yang ikut hadir menyaksikan peresmian tersebut.

Turut hadir dalam acara Peresmian tersebut Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2008-2013 Esthon Foenay yang juga selaku penasehat / pelindung dari Badan pembangunan fisik Gedung GMIT, Penjabat Walikota Kupang George Hadjoh, Ketua DPRD kota Kupang Yeskiel Loudoe, Asisten Administrasi Umum Setda. Prov. NTT Samuel Halundaka, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov. NTT Henderina Laiskodat, Staf Khusus Gubernur Bidang Pemerintahan dan Organisasi David Pandie.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara peresmian yang juga bertepatan dengan ulang tahun ke-31 Jemaat GMIT Yarden Labat itu juga dirangkaikan dengan pembukaan selubung papan nama Jemaat GMIT Yarden Labat oleh Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Jeskiel Adam, dan Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh.

BACA JUGA  Ini Agenda Presiden Kunjungan Kerja ke Wakatobi

Kemudian berturut-turut pelepasan dua ekor burung merpati dan balon udara oleh Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe dan Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh serta pengguntingan pita dan pembukaan pintu masuk gedung Gereja yang dilakukan oleh Ketua Sinode GMIT Pendeta Merry Kolimon.

Rangkaian acara peresmian Gedung GMIT Yarden Labat yang berlokasi di RT.06/RW.02, Kelurahan Bakunase II, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang tersebut diakhiri dengan penahbisan gedung Gereja oleh Ketua Sinode GMIT Pdt. Merry Kolimon.

Ketua Badan Pembangunan Fisik GMIT Yarden Labat, Penatua Miclon Edison Nakmofa mengatakan, pembangunan Gedung GMIT Yarden Labat tersebut dibangun selama 18 tahun oleh Majelis dan Jemaat. Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu proses pembangunan Gereja hingga selesai.

“Kami semua mengucap syukur karena dalam kurun waktu selama 18 tahun perjuangan pembangunan Gereja kita ini, akhirnya gedung Gereja Yarden Labat pada hari ini bisa diresmikan,” kata Miclon.

BACA JUGA  Nama Tim Pemegang Gelar Juara Sepanjang Sejarah El Tari Cup

Melalui sambutannya Gubernur Laiskodat menjelaskan bahwa ada perubahan paradigma berpikir dalam bekerja dan berkarya agar Gereja khususnya Jemaat GMIT Yarden Labat dapat berkembang dan maju.

“Gereja dizaman sekarang harus hadir bukan dengan cara berpikir yang abstrak lagi, tapi harus pada hal-hal yang konkrit yang tentunya diisi dengan ide serta gagasan dalam membangun sumber daya manusia dan semua potensi yang kita miliki,” ungkap Gubernur.

“Saya ingin setiap Gereja yang dibangun mewah dan megah, agar juga menjadi tempat ilmu pengetahuan itu dibangun. Gereja hari ini juga harus menjadi tempat orang dilatih dan digerakan untuk pemberdayaan ekomoni masyarakat menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

Gubernur Viktor yang dalam setiap kesempatannya tidak pernah bosan memotivasi pihak Gereja, terus mengajak agar setiap para pemimpin lembaga Agama manapun harus selalu bersama seluruh masyarakat sekitar untuk terlibat dan berperan aktif bekerja sama dengan Pemerintah serta berbagai pihak dalam mendukung program-program pembangunan Pemerintah demi mewujudkan kemajuan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XII, 23 Juni 2024

Menurut orang nomor satu NTT tersebut Pemerintah tidak bisa jika bekerja sendiri, namun dibutuhkan kerja kolaboratif dari berbagai pihak, dalam hal ini pihak Gereja mempunyai peranan besar dalam setiap usaha memajukan pembangunan masyarakat melalui keterlibatan aktif dalam setiap bidang-bidang potensial yang ada di NTT.

“Provinsi ini hanya akan maju jika semua pihak, dalam hal ini khususnya pihak Gereja harus terlibat dan berperan aktif dalam setiap bidang-bidang potensial yang kita miliki. Oleh karena itu, saya ingin pihak Gerejapun turut serta untuk berkontribusi dalam membangun Pertanian, Peternakan dan membangun Perikanan yang jelas-jelas itu semua merupakan potensi daerah kita. Masa harus orang dari luar NTT yang datang kesini dan kelola Kelor sedangkan kita tidak,” tegas Gubernur.

“Oleh karena itu, saya ingin setiap Gereja harus bisa menjadi ‘Juruselamat’ jemaat, umat dan masyarakat sekitarnya melalui berbagai bidang yang sudah saya jelaskan tadi, demi kamajuan kehidupan masyarakat NTT” tambah Gubernur VBL mengakhiri sambutannya.

#nttbangkitnttsejahtera

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!