63 Peserta Didik Baru SMAN 2 Fatuleu Barat Ikut MPLS

- Editor

Rabu, 20 Juli 2022 - 08:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 63 peserta didik SMA Negeri 2 Fatuleu Barat, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang – NTT, Mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Rangkaian kegiatan MPLS diawali dengan upacara bendera di hari pertama masuk sekolah yang diselenggarakan pada Hari Senin, 18 Juli 2022. Dilanjutkan dengan pemaparan materi bagi peserta MPLS selama tiga hari sampai hari ini 20 Juli 2022.

Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN 2 Fatuleu Barat tahun pelajaran 2022/2023, Deby M. S. Isliko, ST.,Gr., dalam laporannya saat acara penutupan, Rabu,20/07/2022, menyebutkan sebanyak 63 peserta didik yang terdiri dari 49 peserta didik perempuan dan 14 peserta didik laki-laki terlibat dalam kegiatan MPLS tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  SMA-Se Kab. Kupang Gelar Bimtek Perencanaan Berbasis Data
Ketua Panitia PPDB & MPLS SMAN 2 Fatuleu Barat, Deby M. S. Isliko, ST.,Gr., bersama Kepala Dinas P&K Provinsi NTT beberapa waktu lalu (foto : Dokumentasi SMAN2Fatbar)

Selanjutnya, menurut ketua panitia yang adalah guru TIK SMAn 2 Fatuleu Barat ini, menyampaikan, bahwa berdasarkan kuota yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi NTT, SMAN 2 Fatuleu Barat, mendapatkan kuota siswa baru di tahun 2022/2023 sebanyak 85 orang.

Namun hingga tanggal 18 Juli 2022, yang mendaftar sebanyak 63 orang. Lebih sedikit dibanding tahun lalu, yang jumlahnya mencapai 80 orang peserta didik baru.

Deby juga menambahkan jenis materi yang diberikan kepada para peserta MPLS yaitu : Wawasan Wiyata Mandala, Pendidikan karakter, Tata Krama Siswa, kesadaran berbangsa dan bernegara, Pengenalan Kurikulum, Cara Belajar Efektif, Dasar-dasar kepemimpinan, Kepramukaan dan Pengenalan Ekstrakurikuler.

Sementara itu, Demkhy A. Ndun, S.Pd.,Gr., Wakil Kepala SMAN 2 Fatuleu Barat Bidang Kurikulum yang didaulat mewakili Kepala SMAN 2 Fatuleu Barat untuk memberi sambutan sekaligus menutup kegiatan MPLS mengatakan bahwa segala rangkaian kegiatan MPLS ini merupakan proses pengenalan dan gambaran tentang aturan-aturan yang akan diterapkan di SMAN 2 Fatuleu Barat.

Wakasek Kurikulum SMAN 2 Fatuleu Barat, saat menanggalkan papan nama peserta didik peserta MPLS SMAN 2 Fatuleu Barat Tahun Pelajaran 2022/2023

Wakasek yang adalah Guru Sejarah ini juga berharap semoga dengan MPLS ini para peserta didik dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan di SMAN 2 Fatuleu Barat.

BACA JUGA  Persidangan Majelis Jemaat GMIT Pniel OelOb, Ini Pesan KMK

“mari adik-adikku sekalian, selamat bergabung di SMAN 2 Fatuleu Barat, bangunlah komunikasi baik dengan semua warga sekolah, baik itu dengan teman, maupun dengan guru” tuturnya.

Ia juga tak lupa berpesan agar menjelang musim hujan nanti, setiap siswa nantinya harus melaksanakan program Sidik jari yang telah dicanangkan oleh kepala SMAN 2 Fatuleu Barat. Adapun program sidik jari tersebut yaitu : setiap warga SMAN 2 Fatuleu Barat, wajib menanam 2 pohon pisang di lahan sekolah. Hasil Panen perdana pohon pisang yang ditanam menjadi milik warga yang menanam, sedangkan hasil selanjutnya menjadi milik SMAN 2 Fatuleu Barat.

BACA JUGA  Untuk Mendukung Program Kota Tanpa Kumuh, Pj Walkot Kupang Ajak Semua Pihak Terlibat Aktif

Di akhir sambutannya Wakasek yang pernah bertugas di Kalimantan Timur sebagai Guru SM3T ini, dengan resmi menutup kegiatan MPLS SMAN 2 Fatuleu Barat tahun pelajaran 2022/2023.

Acara Penutupan MPLS ini dilaksanakan di Ruang Laboratorium Biologi SMAN 2 Fatuleu Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut, para wakasek, ketua panitia, para guru dan pegawai SMAN 2 Fatuleu Barat.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!