Di Doa Ibuku ada Indonesia Pintar

- Editor

Senin, 2 Mei 2016 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tangkapan Layar web pip.kemdikbud.go.id

Foto : Tangkapan Layar web pip.kemdikbud.go.id

Malam semakin tak terang. Redup. Sebelum sejak tadinya tertutup deretan gumpalan awan hitam.

Keresahan datang menghampiri bersama jeritan serangga malam. Kegelisahan terasa begitu menyiksa. Dalam gelisah, arapan dan asa dikoyak.

Jarum jam menunjuk angka dua belas lewat tiga menit tengah malam. Perempuan itu berdoa dalam hati. Lalu mengakhiri dengan menunjukkan telunjuk dari dahi ke dada dan bahu kiri kanan. Ia membuat tanda salib.

BACA JUGA  Malam - Sebuah Puisi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di ujung doanya ia menyeka air mata. Perasaan ketir dan pahit di hati membuatnya menangis. Menangis,, dan selalu saja menangis usai berdoa. Perempuan itu senantiasa berdoa memohon pada Tuhannya, agar selalu kuat dan tabah dalam situasi sulit dan tanpa kepastian.

Ia telah selalu mencoba mencari uang, namun usaha menjual kue yang ia geluti hanya cukup untuk makan minum setiap harinya. Maka sebagai seorang katolik, dia terus bernovena, malam ini adalah novena terakhir malam ketiga. … (bersambung……………… kalau ramai)

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan
Duka Flores, Goyang “Bosan Hala” dan Jebakan Kacamata Hitam Media Sosial
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Ketua Diaspora Rote Ndao Paparkan Akar Kemiskinan & Strategi Penanggulangan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Duka Flores, Goyang “Bosan Hala” dan Jebakan Kacamata Hitam Media Sosial

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!