Minggu Laetare: Sukacita Karena Keselamatan Sudah Dekat.

Kotbah oleh Rm. Chris Taus, Pr.

- Editor

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terang Kristus di Tengah Masa Prapaskah

​Kita telah memasuki Minggu Prapaskah IV. Dalam Liturgi Gereja, hari ini disebut sebagai Minggu Laetare. Gereja mengajak kita untuk bersukacita di tengah masa puasa, pantang, doa, dan amal kasih, karena hari kemenangan Tuhan—Hari Raya Paskah—sudah semakin dekat. Kita bersukacita karena kita diselamatkan oleh Allah di dalam dan melalui Yesus Kristus.

​Bacaan-bacaan Liturgi dalam perayaan Ekaristi ini sangat membantu kita untuk merenungkan misteri penderitaan Kristus sekaligus mengantar kita untuk merayakan Paskah-Nya.

​Pengurapan Daud Menjadi Raja

​Tuhan berkenan memilih Daud, putra Isai dari Betlehem, menjadi Raja Israel. Daud diurapi oleh Samuel untuk menggantikan Saul. Ia dipilih bukan karena kehebatan atau keperkasaannya, melainkan semata-mata karena kesetiaannya kepada Allah. Allah tahu bahwa Daud adalah seorang pendosa, tetapi ia bangkit dari kedosaannya karena iman akan kesetiaan Allah. Kepada Samuel yang mengurapinya, Allah bersabda: “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Allah melihat hati.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Bertobat : Tidak Mengulangi Kesalahan yang Sama

​Yesus Sang Terang Dunia

​Kisah Injil tentang penyembuhan orang yang buta sejak lahir menyatakan bahwa Yesus adalah Putera Allah dan Terang Dunia. Mukjizat ini menjadi tanda nyata dari Kabar Gembira yang dibawa Yesus: orang tuli mendengar, orang bisu berbicara, dan orang buta melihat.

​Sebagai Terang Dunia, Yesus datang untuk membawa cahaya ke dalam kegelapan. Tergerak oleh belas kasihan, Ia menyembuhkan orang yang buta sejak lahir tersebut. Akhirnya, orang itu tidak hanya dapat melihat secara fisik, tetapi juga mampu melihat Tuhan dan mengikuti-Nya. Yang terpenting, ia mengenal Yesus sebagai Nabi dan Mesias. Pengakuan imannya sungguh nyata: “Tuhan, aku percaya.”

​Berbagai Tanggapan atas Mukjizat

​Peristiwa penyembuhan ini menimbulkan berbagai reaksi:

  • ​Para Murid: Mereka bertanya, “Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya?” Yesus menjawab bahwa hal itu terjadi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.
  • ​Kaum Farisi: Karena Yesus menyembuhkan pada hari Sabat, mereka menuduh-Nya melawan hukum Allah dan menyebut-Nya sebagai pendosa atau nabi palsu.
  • ​Si Buta: Di tengah tekanan, ia tetap teguh mengakui Yesus sebagai orang benar, Nabi, dan Mesias. Yesus membiarkan semua itu terjadi sebagai proses pemurnian iman.
BACA JUGA  Pesan Paskah 2025 Uskup Keuskupan Agung Kupang

​Pesan Iman

​Pengalaman iman akan kebaikan Tuhan—seperti mukjizat-mukjizat kecil yang kita alami setiap hari—hendaknya membawa kita pada pengakuan iman yang teguh: “Tuhan, aku percaya.” Amin.

​Bacaan Kitab Suci Minggu Prapaskah IV:

  • ​Bacaan I: 1 Sam. 16:1, 6-7, 10-13
  • ​Injil: Yoh. 9:1-41

Editor : Del Neonub

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV
Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan
“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja
Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WITA

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 26 September 2026 - 06:25 WITA

Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan

Sabtu, 19 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV

Sabtu, 12 September 2026 - 08:08 WITA

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!