Di Balik Kubangan Rindu
Oleh: Theo Kiik

- Editor

Senin, 27 Maret 2023 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malam kian berlalu,
Tetapi Rasaku dan bayangmu masih bercumbu
kau datang dengan malu-malu,
Sembari berucap, “Aku ingin berbaring di samping mu.”

Aku diam membisu,
Kata-kata mu menyontak ragaku,
Batinku melemah lugu,
Karena kau, yang pertama meminta hal itu.

Dalam ruang imajinasiku,
Aku merindu,
hingga berujung candu,
Pun mengubah angan menjadi ingin untuk bertemu denganmu.
Meski kelak, aku harus bertaruh nyawa melawan waktu.

BACA JUGA  Paus Fransiskus : Dengan Doa, Iblis Tak Berdaya!

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aku tak pandai menerjemahkan rindu,
Namun gejolak yang kurasakan saat ini, benar-benar hanya untukmu.
Apa kau tahu?
Aku berjuang menyusuri malam, melewati badai hanya untuk bercumbu denganmu.

Malaka, 27 Maret 2023

Di Balik Kubangan Rindu;
merupakan merupakan catatan penulis yang berwujud dari rasa cintanya yang tak berwujud. Terkadang kaum muda salah mengartikannya. Puncak dari cinta adalah kebersamaan dalam konteks tertentu. Cinta tidak dapat diukur dengan materi, cinta hanya diukur dengan ruang dan waktu. Dalam ruang mana, seseorang masih mempertahankan pasangannya, dan akankah cinta itu masih tetap bertahan ketika hendak menua? Karena itu, cinta bukan tentang materi, tetapi tentang perasaan. Dalam keadaan seperti apa, seseorang harus membendung rasa dan kerinduannya untuk orang yang dicintainya.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Berita Terbaru

Gambar oleh: matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

Oplus_131072

INSPIRASI

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Senin, 1 Jun 2026 - 08:49 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

error: Content is protected !!