Miris, Pesta Demokrasi Diambang Pintu, Namun Janji Politik bagi Lansia Di Belu Hanya Sebuah Dongeng

- Editor

Jumat, 24 Februari 2023 - 11:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belu, Matatimor-News Kamis,23/02/2023. Setiap lima tahun para lansia ini selalu tau kewajiban mereka sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada umumnya.

Sekalipun mereka tau, janji politik yang menjadi alat untuk para politikus melenggang bebas ke kursi panas hanyalah sebuah slogan dan mimpi di siang bolong bagi mereka.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Namun ketika pesta demokrasi tiba, mereka selalu menghargai undangan untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberi pilihan bagi para calon legislatif maupun eksekutif.

Sepintas terlihat ada sejumlah lansia di Dusun Lianain, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat (Tasbar) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menghuni gubuk reyot dengan keadaan yang sangat tidak layak untuk dihuni

BACA JUGA  Ternyata Sapi Yang Dibunuh Napi Andreas, Dagingnya Dibagi-bagi Ke Tokoh Adat dan Aparat Desa Kereana

Bahkan belasan lansia tersebut ada beberapa yang tidak memiliki rumah untuk dihuni. Dengan kehidupan ekonomi yang kian susah membuat para lansia ini terus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan anak-anak hingga cucunya.

Salah satu gubuk reyot yang didatangi awak media terdapat 5 anggota keluarga yang menghuni gubuk berukuran 3×4 meter tersebut tanpa kamar tidur.

Dengan kondisi tersebut nampak anak-anak yang masih berada di bangku sekolah dasar tersebut harus menerima kondisi dengan senyuman yang menyakitkan.

BACA JUGA  Industri Migas & Tambang Indonesia Potret Transparansi

“Kami ada lima orang tinggal disini yaitu bapak, mama dan adik-adik saya,” kata salah salah satu anggota keluarga lansia yang tinggal di gubuk reyot. Kamis (23/02/2023) sore.

Dengan polosnya bunga menceritakan kondisi kehidupan keluarganya yang keras melawan kehidupan di jaman sekarang.

“Kalo malam tidur sama-sama, gubuk seperti ini tanpa kamar tidur dan saya belajar pun dengan kondisi begini seadanya,kadang pakai lilin atau pelita,” ujar Bunga.

Selain itu salah satu RT dusun Lianain Anton mengaku jika memang belasan lansia tersebut hingga kini belum ada yang tersentuh bantuan apapun dari pemerintah.

BACA JUGA  Gubernur NTT Resmikan Gereja di Labat

“Sampai sekarang mereka tidak dapat bantuan dari pemerintah, kami sudah mengusulkan hampir setiap tahun namun tidak pernah ada,” ungkap Anton.

Menelisik kebelakang dengan janji-janji politik pejabat sekarang (Bupati Agus Taolin dan Wakil Bupati Belu Aloysius Haleserens) saat berkampanye sebelum menjabat akan memberikan bantuan rumah layak huni, namun hingga kini hanya sebuah dongeng atau ibaratkan mimpi di siang bolong bagi mereka

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

error: Content is protected !!