Tuhan Tidak Menciptakan Sampah!

Ingatlah bahwa hanya anak-anak yang bahagia yang akan mampu membahagiakan orang lain, yang mampu mengubah planet bumi ini menjadi tempat yang lebih baik.

- Editor

Rabu, 3 September 2025 - 00:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama anak-anak SMAN 2 Fatuleu Barat di Jalan Pulang dari sekolah

Bersama anak-anak SMAN 2 Fatuleu Barat di Jalan Pulang dari sekolah

Membangun Citra Diri yang Positif

Kita dibesarkan dalam kondisi yang lebih banyak menciptakan citra diri negatif. Hinaan, kritikan, cap, hukuman, tuntutan, kemarahan, dan rasa takut lebih banyak mewarnai proses pendidikan kita daripada pujian, dukungan, hadiah, penerimaan, sukacita, dan pengampunan.

Akibatnya, kita tidak mampu menghargai diri sendiri dan sekaligus tidak mampu menghargai orang lain. Dalam kubangan krisis harga diri tersebut, ungkapan “Tuhan tidak menciptakan Sampah” benar-benar menjadi pencerah untuk mampu keluar dari jebakan yang menjerat pertumbuhan kita.

BACA JUGA  Guru Lolos Passing Grade 2021 Diprioritaskan Pada Seleksi ASN PPPK 2022

Bagi saya, “Tuhan tidak Menciptakan Sampah” bukan sekadar kata-kata. Kalimat ini, kalau mau dibilang, adalah cara baru dalam membangun hubungan pergaulan dan hidup dengan orang lain. Saya melihat bahwa pribadi saya berharga. Saya melihat bahwa setiap pribadi itu berharga. Tidak ada lagi anak jahat, anak cacat, anak nakal, anak bodoh. Itu sih bagi saya… tapi gampang-gampang susah!

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Kisah Thomas Edison: Dari Anak Sulit Menjadi Penemu Hebat

Kita sedang dan selalu menggunakan listrik. Listrik ini adalah penemuan Thomas Edison. Guru-guru mengecap dia sebagai anak yang “sulit dididik”. Ia nyaris tidak menyelesaikan pendidikan di Sekolah Dasar, karena kenakalannya. Namun berkat ibunya yang selalu bersikap positif terhadap anaknya, menerima dia apa adanya, dan tekun memberi semangat, akhirnya potensi yang diabaikan oleh para guru tumbuh dan menghasilkan buah bagi kehidupan, menerangi dunia ini.

BACA JUGA  Mendidik APA ADANYA bukan ADA APANYA

Jadi, ibundanya yakin bahwa “Tuhan tidak menciptakan Sampah” dalam pendidikan putranya. Ia percaya bahwa Tuhan menciptakan benih yang berharga bagi kehidupan. Tugasnya sebagai orangtua adalah membiarkan benih itu bertumbuh, dan merawatnya dengan sabar dan penuh cinta kasih.

Potret Buram Pendidikan Anak

Saya ajak kita sekalian untuk tetap memakai kacamata baru dengan merek “TTMS” – Tuhan Tidak Menciptakan Sampah – untuk melihat praktik pendidikan yang pernah anda sendiri dapatkan di sekolah hingga sekarang ini.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duka Flores, Goyang “Bosan Hala” dan Jebakan Kacamata Hitam Media Sosial
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Duka Flores, Goyang “Bosan Hala” dan Jebakan Kacamata Hitam Media Sosial

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!