Sekda BELU Ajak Anggota DWP Perkuat Ketahanan Keluarga

- Editor

Sabtu, 10 Desember 2022 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Belu Johanes Andes Prihatin mengajak Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Belu untuk terus memperkuat ketahanan keluarga, sesuai Spirit Tema HUT Ke-23 DWP Tahun 2022, “Membangun Perempuan Cerdas Untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital”.

Dikatakannya, tema tersebut mengandung arti bahwa Program Kerja DWP harus dioptimalkan untuk mendukung keberhasilan pembangunan melalui pembangunan ketahanan perempuan.

Hal itu dikatakan Sekda JAP saat menghadiri Seminar HUT DWP ke-23 Tingkat Kabupaten Belu yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Jumat (9/12/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu, Sekda Belu mengajak seluruh Anggota DWP Kabupaten Belu untuk bersyukur atas peringatan hari ulang tahun ke-23 organisasi ini.

“DWP adalah organisasi yang sudah menjadi rumah bagi kita semua, rumah tempat kita berbagi serta bertukar gagasan dan semangat, dalam menguatkan gerakan pemberdayaan perempuan,” katanya.

BACA JUGA  LVRI Versi Eurico Guteres dinilai Bertentangan dengan UU Veteran RI

Ia bertutur, dirinya tersentuh dengan Narasi Perjuangan Perempuan Indonesia dimasa lalu yang berorganisasi dan bergotong-royong untuk menyatukan visi, demi mewujudkan Konggres Perempuan Pertama di Indonesia.

“Pertemuan akbar saat itu dihadiri berbagai Perkumpulan Organisasi Perempuan Indonesia dan melalui narasi tersebut kita dapat mengetahui upaya emansipasi kaum perempuan yang telah berlangsung sejak dulu,” jelasnya.

Sehubungan dengan itu kata Sekda JAP, kemajuan untuk mengangkat derajat perempuan saat itu menjadi landasan bagi setiap organisasi perempuan untuk terus berjuang menatap masa depannya.

“Hari ini kita tidak sekedar memberikan hadiah dan menghargai organisasi DWP. Namun momentum ini untuk mengingatkan kita akan hak-hak yang diperoleh sebagai hasil perjuangan kaum perempuan secara gotong-royong, bukan karena sebuah pemberian,” katanya.

BACA JUGA  Ini Kata Paus Fransiskus tentang Paus Benediktus XVI

Sekda Belu juga mengajak semua yang hadir untuk kembali mengingat landasan awal terbentuknya organisasi yang memberi ruang bagi kaum perempuan untuk berhimpun, saling belajar dan mengembangkan diri ini.

“Bahwa pemahaman akan peran DWP menjadi modal dasar untuk melangkah kedepan, sehingga mampu menjadi penggerak dalam peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat,” katanya.

Ia menambah, tantangan yang dihadapi sekarang berbeda dengan tantangan yang dihadapi para perempuan di masa lalu. Namun semangat kepemimpinan dan gotong-royong untuk mewujudkan emansipasi dan kekuatan perempuan di dalam masyarakat terus ditingkatkan.

Ia menambah, tantangan yang dihadapi sekarang berbeda dengan tantangan yang dihadapi para perempuan di masa lalu. Namun semangat kepemimpinan dan gotong-royong untuk mewujudkan emansipasi dan kekuatan perempuan di dalam masyarakat terus ditingkatkan.

BACA JUGA  Startup hingga Investor Diajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Digital Bangsa

“Salah satu cara agar kita bisa melanjutkan semangat ini adalah dengan terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri masing-masing selaku anggota DWP, sehingga menjadi ibu yang hebat dan cerdas,” tukas Sekda Belu.

Ia berpesan, melalui Tema DWP dan Peluncuran Gerakan Keluarga Cerdas Membaca, dirinya mengajak seluruh anggota DWP untuk belajar satu sama lain dengan mengasah keahlian di berbagai bidang kehidupan.

“Jangan lupa mendalami nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan dan pengembangan karakter, sehingga nantinya kita menjadi penggerak di tengah-tengah keluarga,” imbuh Sekda JAP. (prokopimbelu/toeb).

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!