Pintu Surga Terbuka bagi yang Tekun dan Setia

- Editor

Jumat, 22 Agustus 2025 - 21:58 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Yesus datang dengan Misi Keselamatan: memperkenalkan: ALLAH, dan Kerajaan Allah. Kerajaan Allah adalah Kerajaan surga, kerajaan hidup kekal.

Untuk Misi ini: Yesus berjalan dari tempat ketempat, desa dan kota sambil mengajarkan Kerajaan Allah dan segala sesuatu yang terkait dengan kerajaan Allah. Terutama hal-hal yang harus diperhatikan sebagai syarat untuk masuk dalam Kerajaan Allah ini.

Kerajaan Allah itu punya PINTU MASUK seperti beberan Injil Hari minggu ini. Pintu punya peran ruang lalu lalang, keluar masuk supaya aman maka harus ada KUNCINYA (kunci pintu). Yesus dalam pelbagai kesempatan, mengajarkan Kerajaan Allah, Ia menyebut: PINTU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Ketika Yesus berbicara tentang gembala yang baik: Yesus menyebut Dirinya: Akulah pintu bagi domba-domba.
  • Ketika Yesus mengangkat Petrus dan memberi kuasa kepadanya: engkaulah Petrus, di atas Wadas ini, Aku akan mendirikan gerejaKu, dst. Kepadamu akan kuberikan KUNCI KERAJAAN SURGA. Apa yang kau ikat di dunia, akan tetap terikat di surga.dst.
  • Ketika Yesus mengajar tentang : siapa yang masuk kerajaan surga (Injil hari minggu ini) Yesus berbicara tentang: BERJUANGLAH melalui PINTU YANG SEMPIT ITU
  • Pintu untuk masuk ke tempat Yesus lahir di Betlehem sangat kecil dan sempit, serta rendah. Maka orang harus tunduk menyembah.

Kotbah Minggu Biasa XXI

Dari semua keterangan ini untuk masuk melalui pintu yang sempit. Kisahnya demikian: ada seorang yang datang bertanya kepada Yesus yang notabene seorang Yahudi. Sebagai orang Yahudi, ada keyakinan yang sangat kuat bahwa: hanya mereka orang Yahudi sebagai umat terpilih, yang berhak untuk masuk dalam Kerajaan surga, (sedangkan bangsa-bangsa non Yahudi tidak berhak). Orang itu bertanya: sedikit saja kah orang yang mendapat selamat?.

Yesus memberi jawaban ini: berjuanglah MASUK melalui pintu yang SEMPIT itu. Karena banyak orang berjuang untuk masuk tetapi tidak dapat, dst.

Dengan jawaban ini Yesus mempertegas bahwa: keselamatan masuk dalam Kerajaan surga, tidak hanya untuk orang Yahudi umat bangsa terpilih, tetapi untuk segala orang dari segala bangsa dan bahasa yaitu siapa saja yang berjuang untuk memperoleh hidup yang kekal.

Atau keselamatan masuk kerajaan surga diperuntukkan untuk semua anak-anak keturunan Bapa Abraham, bapak kaum beriman. Segala keturunan Abraham inilah yang akan menikmati keselamatan dalam Kerajaan surga bersama bapak leluhur Abraham, Isak dan Yakob. Dan Yesus sendirilah yang membuka jalan/pintu masuk Kerajaan surga ini. Sebab Yesus pada kesempatan yang lain menyebut Dirinya: jalan, kebenaran dan HIDUP.

Namun untuk masuk kerajaan surga dengan pintu yang SEMPIT ini, orang harus terus berjuang dengan setia dan tekun mengikuti Yesus dalam seluruh jalan hidupNya. Melaksanakan segala hukum dan perintah Tuhan, menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Yesus. Ini jaminannya. Kerajaan surga tidak diperuntukkan bagi orang-orang pelaku kejahatan, keras kepala, dan tegar hati, dll. Yang setia melaksanakan kehendak dan perintah Allah. Maka pintu kerajaan surga akan TERBUKA LEBAR UNTUKMU.

Nabi Yesaya terus ingatkan Israel dan keturunannya, agar selalu berlaku baik dan jujur, karena akan ada penghakiman terakhir dari Tuhan yang setia..

PESAN IMAN:

  1. Berbahagialah kita yg menyebut diri keturunan Bapa Abraham, karena kita juga berhak untuk masuk dalam kerjaan surga.
  2. Bila kita setia melaksanakan hukum dan perintah-perintab Tuhan, dan setia ikut Yesus dalam perjalanan salibnya. Maka PINTU SURGA TERBUKA LEBAR UNTUK KITA. AMEN.

MINGGU BIASA XXI

Yes,66,18-21

Luk,13,22-30

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus
Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal
Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan
Menemukan Tuhan dalam Keseharian
Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan
Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:58 WITA

Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal

Sabtu, 25 April 2026 - 16:52 WITA

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version