Kondisi Jembatan Noebunu Yang Menghubungkan Enam Kecamatan Di TTS Memprihatinkan

- Editor

Sabtu, 1 April 2023 - 11:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOE, News.Matatimir – Net – Akses jembatan Noebunu yang menghubungkan 6 Kecamatan dengan Ibu Kota Kabupaten Timor Tengah Selatan semakin parah dan sampai saat ini belum mendapatkan perhatian dari pemangku kepentingan baik Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan maupun Pihak Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Terkait kondisi ini, Frengki Pobas salah satu masyarakat mengatakan bahwa pemerintah harus ada perhatian khusus soal jembatan Noebunu,

“Dari tahun ke tahun pasti ada kerusakan pada jembatan Noebunu dan pastinya juga akan ada perbaikan namun yang diperbaiki tidak semuanya, tapi yang diperbaiki khusus untuk roda kendaraan agar kendaraan bisa melintasi jembatan tersebut, harusnya kan perbaikan harus total.”,

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

“Kerusakan pada jembatan ini harusnya bukan dalam status tambal dan menambal tetapi harus dikerjakan secara total, sangat disayangkan jika setiap tahun ada anggaran yang dikeluarkan untuk perbaikan jembatan Noebunu tapi faktanya dari Zaman Bupati Tallo hingga saat ini jembatan Noebunu masih sama saja Kondisinya”,

BACA JUGA  Ketua BPD Desa Kereana Kabupaten Malaka, Menolak SK Pelantikan Perangkat Desa Yang Dinilainya Sarat Kepentingan Politik

“Belajar dari cerita sebelumnya tahun politik, sebagai masyarakat kami berharap kerusakan dan kondisi jembatan Noebunu jangan dijadikan sebagai janji politik. Karena sudah dari tahun ke tahun, hanya janji yang masyarakat dapat. Tetapi harus dibuktikan dan bukan sekedar janji belaka ” Pungkas Frengki Pobas

Di tempat terpisah Uksam Selan yang di hubungi lewat telepon seluler, mengatakan bahwa selama ini ruas jembatan Noebunu harus ada perhatian serius dari pemerintah, dan memang kita adakan komunikasi untuk membuat Jalur alternatif karena Jembatan tersebut adalah jalan Provinsi, sehingga butuh perhatian serius dari kawan-kawan DPRD Provinsi, memang kita suarakan supaya seperti jalan Bonleu yang sudah di kerjakan. Tutur Uksam Selan, Ketua Komisi 1 DPRD TTS,

BACA JUGA  SMAN 2 Fatbar Gelar Pameran Hasil P5

Lanjut Uksam, “Terkait Jembatan Noebunu, dalam kapasitas sebagai Wakil Rakyat kita sudah suarakan agar jembatan ini diperbaiki karena sebelumnya sudah memakan korban kecelakaan. Apalagi jembatan ini menghubungkan 6 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan yang terdiri dari Kecamatan Amanuban Timur, Kecamatan Fatukopa, Kecamatan Fautmollo, Kecamatan Toianas, Kecamatan Amanatun Utara dan Kecamatan Kokbaun”, Pungkas Uksam

Sedangkan Egi Usfunan yang di konfirmasi media ini mengatakan untuk pemeliharaan jembatan Noebunu di tahun 2023 itu ada anggarannya jadi kami akan cek ke Dinas PUPR,

BACA JUGA  Ini Lima Kesepakatan Indonesia - Timor Leste

“Untuk tahun 2023, ada anggaran pemeliharaan untuk jembatan Noebunu. Untuk itu, Kita akan pertanyakan ke Dinas PUPR prosesnya sudah sejauh mana dan kapan akan mulai dikerjakan.” Ucap Egy

Menindaklanjuti hal ini, Wakil Ketua I DPRD Relygius Usfunan langsung menghubungi Kadis PUPR Lens Liu dan informasi yang diperoleh kegiatan pemeliharaan jembatan Noebunu sementara Berproses,

“Saya baru cek ke Kadis PUPR, katanya sementara berproses untuk pengadaan nilainya 200 juta. Jadi Penunjukan Langsung sehingga bisa lebih cepat dan saya minta Pak Kadis PUPR untuk cepat berproses dan kerjakan karena semakin lama kayu itu hancur dan bisa menyebabkan kecelakaan, dan sumber dananya berasal dari dana DAU Tahun 2023,” Pungkas Egy Usfunan

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 63 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

error: Content is protected !!