Cari Ikan di Cekdam, Warga di Malaka Hilang Tenggelam

- Editor

Minggu, 6 Februari 2022 - 21:58 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kunera Hoar selaku saksi memberikan keterangan bahwa, dirinya sudah berusaha untuk melarang korban agar tidak boleh datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) namun korban marah dan hendak memukul saksi karena korban bersikeras untuk tetap datang ke TKP dengan alasan untuk mencari ikan, tandasnya.

Adapun fakta yang membuktikan, bahwa pada hari Minggu tanggal 06 Februari 2021, sekira pukul 18.30 wita, bertempat di dalam kolam/cekdam/embung beralamat di Dusun Nurobo B1, Desa Meotroi, Kec. Laenmanen-Kabupaten Malaka, korban Baltasar Berek (Klemens) bersama istri, anak dan beberapa orang keluarganya datang mencari ikan, kemudian korban tenggelam dan hingga saat ini belum ditemukan.

** Identitas korban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama: Baltasar Berek alias Klemens

TTL: Nurobo, 10 September 1967

Jenis Kelamin : Laki-laki

Agama : Katholik

Pekerjaan : Tukang kayu

Alamat : Dusun Kianren, Desa Meotroi, Kec. Laenmanen – Kabupaten Malaka.

Adapun beberapa saksi yang memberikan keterangan, diantaranya;

Istri Korban, Kunera Hoar,

Anak Korban, Jerry Gerson asa (Jeri)

Eerenciana UN

Guidora Tin Seran,

Fransiskus Roi Un,

Siprianus Berek,

Ronaldus fouk,

Yufrigius Mau

Informasi dari Kapolsek Laenmanen, IPTU Benediktus Bau, ketika pihaknya dihubungi via telpon seluler pada jam 09:00 WITA, dirinya langsung mendatangi TKP didampingi beberapa anggotanya untuk bersinergi dengan masyarakat guna mencari korban di lokasi kejadian dengan upaya Pukat seadanya namun belum juga berhasil

Setelah Kapolsek dan beberapa personel tiba di lokasi, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei di TKP.

Lokasi kejadian telah dipasang garis polisi disepanjang hilir cekdam.

Dikatakan Kapolsek Laenmanen, kejadian ini sudah diketahui oleh pihak kepolisian Resort Malaka melalui Kepolisian Sektor Laenmanen.

Adapun tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian sektor Laenmanen, yakni; 1. Menerima laporan, 2. Mendatangi TKP, 3. Pulbaket.

Hingga saat ini, pihak kepolisian sektor Laenmanen bersama masyarakat setempat sedang melakukan pemantauan di TKP sambil menunggu bantuan dari kabupaten melalui instansi-instansi terkait, diantaranya: Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi-instansi lainnya .S/N Tim

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version