Calon PPK dari 12 Kecamatan di Belu ikut Tes Berbasis Komputer

- Editor

Rabu, 7 Desember 2022 - 21:10 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Komisi pemilihan Umum Daerah (KPUD) Belu adakan ujian bagi peserta calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk 12 kecamatan yang berlangsung di gedung laboratorium SMK N 1 Atambua sejak tanggal 06-07/12/2022. Kegiatan ujian tersebut menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Peserta calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dengan antusias memadati lokasi SMKN 1 Atambua (Belu) berasal dari 12 kecamatan yang hadir untuk mengikuti seleksi berbasis komputer.

Para calon ppk yang hadir berasal dari berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda yaitu mulai dari SMA hingga sarjana maupun magister.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andro Hipir, salah seorang peserta seleksi PPK dari Kecamatan Raimanuk menyampaikan apresiasinya kepada KPU atas proses seleksi dengan sistem CAT dan juga keterbukaan informasi perekrutan.

“Proses penyeleksian kali ini sangat bagus dengan sistem CAT sehingga kita juga bisa mengetahui secara langsung hasil kerjanya. Bedanya dengan yang dulu hanya di sistem CAT. Dulu itu ujian tertulis dengan kertas dan pensil” tuturnya

Mengenai bobot soal, Andro Hipir yang pernah menjadi PPK di pemilu sebelumnya ini mengatakan materi dengan siatem CAT ini kebanyakan soal standard nasional sedangkan dulu itu lebih banyak seputaran daerah.

Dirinya mengapresiasi KPUD Belu dan berharap siapapun yang terpilih merupakan orang-orang terbaik yang nantinya bertugas sebagai penyelenggara di tingkat kecamatan dan siap untuk bekerja sama dalam menyukseskan perhelatan pesta rakyat pada tahun 2024 mendatang.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version