Atase Dikbud KBRI Dili Terima Penghargaan Tinggi dari Pemerintah Timor Leste

Atase Dikbud KBRI Dili Terima Penghargaan Tinggi dari Pemerintah Timor Leste

- Editor

Kamis, 7 Agustus 2025 - 00:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber : Kemendikdasmen.go.id

Sumber : Kemendikdasmen.go.id

Atase Dikbud KBRI Dili Terima Penghargaan Tinggi dari Pemerintah Timor Leste

Dili – matatimor.net – Menjelang akhir masa tugasnya, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Ikhfan Haris, menerima dua penghargaan bergengsi dari Pemerintah Republik Demokratik Timor-Leste. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor-Leste, khususnya di bidang pendidikan, budaya, bahasa, sosial, dan seni.

Penghargaan pertama diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Kebudayaan Timor-Leste (MESCC) dalam sebuah acara resmi yang berlangsung di Aula MESCC, Dili, pada Selasa (22/7). Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Koordinator Bidang Sosial, Mariano Assanami Sabino, dan disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi kementerian.

BACA JUGA  Dirjen Dukcapil Gandeng Keuskupan Agats Asmat Bangun Sadar Adminduk

Sementara itu, penghargaan kedua datang langsung dari Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos-Horta, dalam bentuk Ordem de Timor-Leste – Grau Medalha. Penghargaan negara tertinggi yang diberikan kepada individu dengan kontribusi luar biasa terhadap pembangunan nasional dan hubungan internasional Timor-Leste. Prosesi penganugerahan berlangsung secara khidmat di Istana Kepresidenan pada Kamis (24/7).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Presiden José Ramos-Horta menyampaikan penghargaan mendalam atas peran Atdikbud KBRI Dili yang dinilai aktif dan berdampak nyata dalam mempererat kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan. Selama tiga tahun terakhir, berkat fasilitasi dari Atdikbud, Indonesia telah memberikan lebih dari 1.767 beasiswa kepada mahasiswa Timor-Leste untuk melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di tanah air.

BACA JUGA  Minggu Advent II: Seruan Pertobatan Menyongsong Sang Mesias

Menanggapi penghargaan tersebut, Ikhfan Haris menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. “Apresiasi ini saya terima bukan untuk saya pribadi semata, melainkan untuk seluruh elemen bangsa Indonesia yang telah turut membangun jembatan kerja sama pendidikan dan budaya dengan semangat kesetaraan dan saling menghormati,” ungkapnya usai menerima penghargaan.

Ia menegaskan bahwa diplomasi pendidikan dan budaya bukan hanya soal hubungan antarnegara, melainkan juga tentang membangun relasi hangat antar masyarakat. “Pendidikan dan kebudayaan adalah jembatan kokoh untuk saling mengenal dan memahami. Kita tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga nilai, harapan, dan persahabatan,” tambahnya.

BACA JUGA  Mabuk, Kakek di Belu nekat cabuli Anak di Bawah Umur

Selama masa tugasnya, Atdikbud KBRI Dili juga sukses mendorong berbagai program soft diplomacy seperti kursus Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), pameran pendidikan, pertunjukan budaya, pelatihan seni, serta penguatan kerja sama antar lembaga pendidikan.

Tak hanya itu, keberadaan Pusat Budaya Indonesia (PBI) yang di -kelola Atdikbud turut menjadi ruang strategis bagi interaksi lintas budaya yang inklusif dan produktif bagi masyarakat Timor-Leste.

Penghargaan-penghargaan ini menjadi penanda kuat atas peran penting Indonesia dalam pembangunan sumber daya manusia di negara tetangga, sekaligus memperkuat komitmen kerja sama bilateral yang edukatif, humanis, dan berkelanjutan.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!