Indonesia Butuh Banyak Talenta Digital yang Menguasai Artifisial

- Editor

Jumat, 1 Juli 2022 - 23:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MataTimorNews InfoPublik – Indonesia membutuhkan banyak sumber daya mausia (SDM) atau talenta digital yang menguasai kecakapan Artificial Intelligence, Big Data, dan Cloud Computing (ABC).

Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, dalam webinar MNC Forum LXIV (64th) MNC Group, dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, pada Kamis (30/6/2022).

“Kita perlu mempersiapkan kebutuhan SDM digital nasional dengan kecakapan digital yang dibutuhkan di masa kini dan masa depan, yang dikenal dengan The ABC yaitu Artificial Intelligence, Big Data, dan Cloud Computing,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Menteri Johnny, selain kecakapan digital ABC, perkembangan metaverse juga perlu diantisipasi dengan keterampilan digital.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Palma 2023, Rm. Chris Taus, Pr.

Ketersediaan talenta digital dinilai akan meningkatkan peluang Indonesia menjadi pemain dalam kemajuan teknologi dan produk digital, tak hanya menjadi pasar bagi inovasi dan produk luar negeri.

“Dengan berbagai peluang tersebut sudah sepantasnya kita mempersiapkan SDM atau talenta digital dengan keterampilan yang dibutuhkan saat ini, yang dibutuhkan oleh industri setidaknya saat ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Menteri Johnny menjelaskan, ekonomi digital kini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian dan perangkat utama dalam pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia. 

Hal ini terlihat dari valuasi ekonomi digital Indonesia yang mengalami lonjakan sangat signifikan, dari Rp675 triliun pada 2020 menjadi Rp1.005 triliun pada 2021 dan diproyeksi mencapai Rp2.096 triliun pada 2025, dengan compound annual growth rate sebesar 20 persen.

BACA JUGA  Hindari Kekeliruan, Pemdes Leuntolu Adakan Kartu Kontrol Penyaluran BLT

“Bahkan (diprediksi) mencapai Rp4.531 Triliun pada 2030 mendatang setara dengan 42 persen dari digital ekonomi ASEAN. Nilai ini diprediksi dua kali lebih besar dari valuasi ekonomi digital Asia Tenggara pada 2030,” jelasnya.

Sektor ekonomi digital juga menunjukkan kontribusi yang meningkat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, yakni sebesar 2,9 persen pada 2019 dan empat  persen di 2020.

“Dan diproyeksikan akan terus meningkat hingga 18,8 persen pada tahun 2030,” imbuhnya.

BACA JUGA  Bripka Elias Martinz Diaz Pimpin THS-THM Belu Utara

Lebih lanjut Menteri Johnny mengatakan, berbagai upaya telah dan terus dilakukan untuk meningkatkan kontribusi sektor digital terhadap GDP nasional.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya Indonesia mempersiapkan SDM digital untuk menangkap berbagai peluang yang ada, dengan keterampilan yang dibutuhkan di era digital.

Selah satunya dengan menyiapkan digital talent Indonesia dengan menggandeng para pemangku kepentingan terkait, termasuk Kementerian dan Lembaga lain.

“Kementerian Kominfo sebagai sektor yang langsung terlibat di pembangunan ICT infrastruktur baik upstream maupun downstream, tentu merasa penting dan perlu untuk menerjemahkan secara langsung direktif Presiden,” tandasnya.

Foto: Zoom/Humas Kominfo

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!