Pemerintah Pastikan Tak Ada Pemblokiran Media Sosial

Kemkomdigi Pastikan tidak Ada Pembatasan Media Sosial selama Aksi Unjuk Rasa

- Editor

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jendral Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar. Foto: Dok Kemkomdigi (infopublik)

Direktur Jendral Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar. Foto: Dok Kemkomdigi (infopublik)

Jakarta – matatimor.net – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan tidak membatasi akses media sosial selama aksi unjuk rasa di depan DPR pada 28 Agustus hingga beberapa hari terakhir. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menegaskan pemerintah tidak menurunkan konten dan tidak memblokir platform media sosial.

“Kemkomdigi maupun pemerintah tidak pernah memberi instruksi untuk membatasi akses media sosial sejak aksi DPR 28 Agustus hingga sekarang,” ujar Alexander, Jumat (29/8/2025), dikutip dari Antara.

BACA JUGA  KKP Bongkar Sindikat Pemalsuan Dokumen Kapal Perikanan

Alexander meminta masyarakat berhenti menyebarkan berita bohong, disinformasi, dan fitnah digital. Ia menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi secara tertib serta mengajak semua pihak menjaga ketertiban di ruang fisik dan ruang digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah mengimbau semua pihak melaksanakan proses demokrasi dengan damai dan menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

BACA JUGA  KPU Segera Gelar Pleno, Verifikasi Faktual Parpol

Alexander menjelaskan bahwa pemerintah menjalin komunikasi intensif dengan pengelola platform digital untuk mengawasi konten provokatif yang memuat hoaks. Ia menambahkan bahwa pemerintah dapat meminta data dari perusahaan media sosial jika perlu menilai situasi ruang siber lebih dalam.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, juga meminta pengelola media sosial melindungi publik dari disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian. Ia menilai informasi palsu merusak sendi-sendi demokrasi karena bisa menutupi aspirasi masyarakat.

BACA JUGA  Imigrasi Kelas II TPI Atambua Meraih Juara I Satuan Kerja Terbaik Tahun 2022

“Jika aspirasi warga bercampur dengan hoaks di media sosial, maka semangat demokrasi melemah,” kata Angga.

Angga menegaskan semua pihak harus memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Ia juga meminta perusahaan media sosial di Indonesia mematuhi hukum nasional dan menindak otomatis konten berbahaya dengan sistem yang mereka miliki.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!