Kominfo Apresiasi Media dalam Menciptakan Ruang Percakapan Positif Kunjungan Paus Fransiskus

- Editor

Sabtu, 7 September 2024 - 09:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, matatimor.net (via InfoPublik) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengapresiasi peran media yang turut menciptakan ruang percakapan publik, baik melalui pemberitaan maupun media sosial, yang penuh dengan pesan-pesan positif dan konstruktif terkait kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.

Pemberitaan damai oleh berbagai media dianggap sangat penting dalam memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi keragaman dan toleransi.

“Kami mengapresiasi pemberitaan yang penuh kedamaian dari berbagai media nasional maupun internasional, serta ruang percakapan positif di media sosial. Hal ini semakin menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang toleran, ramah, dan mampu memuliakan tamu negara tanpa memandang perbedaan latar belakang agama maupun budaya,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo, Prabunindya Revta Revolusi, di Jakarta pada Jumat (6/9/2024).

Prabu menambahkan bahwa kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia merupakan momen bersejarah yang menyatukan seluruh komponen masyarakat. Dalam momentum ini, media massa telah memainkan peran signifikan dalam menjaga narasi damai dan positif, memastikan bahwa pesan-pesan perdamaian, persaudaraan, dan persatuan disampaikan kepada khalayak luas.

“Kami melihat media telah berhasil menyampaikan pesan-pesan kunci dari kunjungan ini, yaitu perdamaian dan persatuan antarumat beragama. Ini menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk kembali menunjukkan kepada dunia bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang memperkuat bangsa,” jelasnya.

BACA JUGA  Industri Migas & Tambang Indonesia Potret Transparansi

Menurut Prabu, Kementerian Kominfo juga mencermati percakapan publik di media sosial yang berlangsung sangat positif. Masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang secara aktif menyebarkan pesan-pesan toleransi dan persaudaraan melalui platform digital seperti Twitter, Instagram, dan Facebook.

“Ruang percakapan di media sosial menjadi wadah harmonis di mana masyarakat Indonesia menunjukkan rasa hormat dan persatuan, khususnya dalam menyambut kunjungan Paus Fransiskus. Ini cermin kedewasaan digital masyarakat kita, di mana teknologi dimanfaatkan untuk mempererat tali persaudaraan, bukannya memecah belah,” kata Dirjen IKP Kominfo.

BACA JUGA  Menambal Jalan Berlubang di Pusat Kota Atambua - Belu Dengan Sertu,Dinas PUPR : Untuk Mencegah Lakalantas

Oleh karena itu, ia mendorong agar narasi positif seperti ini terus berlanjut, sehingga citra Indonesia sebagai bangsa yang toleran dan ramah semakin kuat di mata dunia.

“Mari kita pertahankan semangat ini untuk terus menjaga keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Indonesia dikenal dengan keramahannya, dan itu tercermin dari cara kita menyambut tamu-tamu besar dunia, seperti Paus Fransiskus,” pungkas Prabunindya Revta Revolusi.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!