Jangan Takut! Sekarang Engkau Akan menjadi Penjala Manusia

- Editor

Sabtu, 8 Februari 2025 - 04:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai Sekarang Engkau Akan menjadi Penjala Manusia – Kotbah Katolik – Oleh Rm. Chris Taus, Pr. – Paroki Sta. Helena Lili – Camplong.

Yesus tampil dan memulai pengajaran tentang kabar gembira Injil Kerajaan Allah, justeru di dalam Sinagoga di Nasareth, Sinagoga tempat orang-orang Yahudi berkumpul untuk beribadah dan lain-lain.

Yesus mengajar penuh wibawa, dan orang takjub mendengarkanNya.Tetapi di balik ini, kemudian orang-orang sekampungNya sendiri menolaknya, hanya karena Ia anak tukang kayu dll.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Maka Yesus berpaling dari Sinagoga, ke tempat umum dan terbuka yakni: pantai danau Genasareth, Galilea atau Tiberias. Dan banyak orang datang untuk mendengarkan pengajaranNya, dan menjadi suatu harapan baru bagi karya pewartaannya.

PERAHU LAMBANG GEREJA;

Di tepi danau Galilea, Yesus melihat 2 buah PERAHU.Yesus naik ke perahu Simon Petrus dan menyuruh Simon Petrus untuk bertolak sedikit jauh dari pantai. Dan Yesus mulai mengajar orang banyak itu. Yesus sengaja mengajar dari perahu karena kelak PERAHU MENJADI SIMBOL, bahwa para rasul kelak, bisa meluncur ke segala tempat. Membawa para Rasul untuk mewartakan Injil kabar gembira Ker Allah. Juga dari atas perahu LAMBANG GEREJA, para rasul menebarkan jala menjaring manusia ke dalam persekutuan umat Allah yang baru yang percaya kepada Yesus yang bangkit.

PENANGKAPAN IKAN YANG AJAIB

Setelah Yesus mengajar orang banyak dari perahu, Yesus berkata kepada Simon Petrus: …bertolaklah ke tempat yang dalam, dan tebarkan jalamu untuk menangkap ikan.

BACA JUGA  Mengapa engkau Khawatir akan perkara duniawi?

Kata Petrus…. guru telah sepanjang mlm, kami bekerja keras, tetapi tidak menangkap apa-apa. Tetapi karena Engkau menyuruh, maka aku akan menebar juga. Sebagai seorang nelayan Petrus sangat tahu resiko menebarkan jalan ke tempat yang lebih dalam. Dan sangat benar, Petrus menangkap sejumlah besar ikan-ikan, sampai jala mulai koyak. Petrus lalu tersungkur di depan kayu Yesus. Tuhan pergilah dari padaku, karena aku seorang berdosa.

Yesus: jangan takut, mulai sekarang engkau akan menjadi penjala manusia. Penjala ikan menjadi penjala manusia. Ini hakekat dari rahasia pewartaan kabar gembira Injil.

PANGGILAN YESAYA;

Panggilan Yesaya menjadi nabi berawal dari pengalaman iman yang sangat dalam yaitu Yesaya berjumpa dengan Allah yang penuh kuasa dan Kudus yang terjadi di kenisah. Hal ini membuat Yesaya siap diutus untuk menjadi pewarta dan penyaksi Allah yang besar dan Kudus meskipun Yesaya merasa tidak pantas. Celakalah aku Krn aku seorang yg najis bibir.(Yes,6,5).

BACA JUGA  Ubahlah Hatimu! - Kotbah Katolik Minggu Adventus II, 04 Desember 2022

PESAN IMAN:

  1. Setiap kita juga diutus untuk menjadi pewarta kabar gembira Injil. Maka hendaknya kita bersandar pada perintah Yesus dan kuasanya, maka kita akan peroleh hasil yang sangat melimpah.
  2. Setiap tugas perutusan untuk kabar gembira selalu dan pasti ada tantangan dan kesulitan tetapi yakin dan percaya akan sabda Yesus.
  3. Jangan takut, artinya Yesus yang menjamin misi perutusan Injil. Amen

MIGGU BIASA 5
Yes,6,1-2,3-8
Luk,5,1-11

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:01 WITA

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:47 WITA

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:11 WITA

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:54 WITA

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Berita Terbaru

Oplus_131072

KOTBAH & RENUNGAN

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:01 WITA

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

error: Content is protected !!