Begini Cara Daftar dan Syarat Mitra Makan Bergizi untuk UMKM

- Editor

Rabu, 29 Januari 2025 - 06:52 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Begini Cara Daftar dan Syarat Mitra Makan Bergizi untuk UMKM

matatimor.net – via Indonesia.go.id – Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pemerintah membutuhkan sekitar 30.000 mitra untuk memenuhi pasokan makanan bagi program Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional atau BGN membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi mitra untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah telah meluncurkan Program ini secara resmi pada 6 Januari 2025 dan bergulir secara bertahap di sejumlah kota/kabupaten di 26 provinsi.

Mitra program MBG termasuk menjadi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemasok bahan pangan lokal, dan penyedia makanan/minuman bergizi lainnya.

Bagi calon mitra yang ingin bergabung dalam program ini, harus memenuhi tiga syarat utama. Pertama, calon mitra harus bergerak di bidang penyediaan makanan bergizi, yang bisa berupa UMKM, koperasi, atau lembaga lain yang relevan.

Kedua, mereka harus menggunakan bahan pangan lokal sebagai bahan utama, yang tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga mendukung produksi pangan dalam negeri.

Ketiga, calon mitra harus memiliki dokumen resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pemerintah membutuhkan sekitar 30.000 mitra untuk memenuhi pasokan makanan bagi program Makan Bergizi Gratis. Saat ini, sekitar 13.000 mitra sudah bergabung dan aktif menyuplai makanan untuk anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. Dadan berharap jumlah mitra ini terus berkembang, agar pasokan makanan bergizi dapat terus tercukupi, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan semakin banyaknya mitra yang bergabung, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang lebih luas untuk masyarakat Indonesia. Ekonomi lokal pun bisa turut berkembang melalui program ini.

Untuk mengetahui rincian jelasnya, berikut ini syarat menjadi mitra program Makan Bergizi Gratis dan cara mendaftarnya melansir dari akun instagram @badangizinasional.ri, 31 Desember 2024. Adapun pendaftaran kemitraan Makan Bergizi Gratis secara daring melalui laman resmi Badan Gizi Nasional. Registrasi tidak ada pungutan biaya apapun.

Syarat dan Cara Daftar Mitra Program Makan Bergizi Gratis

  • Memiliki status atau berbadan hukum yang sah;
  • Memiliki rekomendasi resmi dari lembaga terpercaya;
  • Memiliki komitmen berkelanjutan untuk berkontribusi secara berkelanjutan baik dalam bentuk pendanaan, fasiltas, maupun
  • sumber daya manusia (SDM);
  • Memiliki keselarasan visi dengan BGN, terutama dalam menciptakan masyarakat sehat melalui gizi yang optimal;
  • Telah menentukan lokasi dan kelompok sasaran yang terencana.

Masyarakat atau pihak yang berminat untuk menjadi mitra program ini dapat mendaftarkan diri secara daring di laman resmi BGN, melalui tautan https://mitra.bgn.go.id/

Cara pendaftar Mitra BGN:

  • Mengakses laman resmi Badan Gizi Nasional melalui link https://mitra.bgn.go.id/ ;
  • Membuat akun terlebih dahulu menggunakan email;
  • Setelah selesai, login kembali menggunakan email yang telah terdaftar;
  • Mengisi formulir pendaftaran sesuai bidang kerja sama yang ditargetkan;
  • Mengisi data diri dan kontak calon mitra, seperti nama, alamat email, nomor telepon, tipe instansi, dan mengisi kolom sesuai yang diminta;
  • Mengunggah dokumen pendukung seperti profil usaha hingga proposal kerja sama;
  • Setelah semua data terisi dengan lengkap dan benar, ajukan pendaftaran;
  • Kemudian BGN akan melakukan verifikasi terlebih dahulu;

Memilih Titik Pelayanan

  • Setelah mendapatkan persetujuan resmi menjadi mitra BGN dalam program MBG. Maka, mitra dapat memilih sendiri titik pelayanan melalui laman mitra.bgn.go.id.
  • Klik pada peta lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi yang diinginkan mitra;
  • Setelah memilih titik lokasi bangunan SPPG di peta lalu klik “Simpan dan Lanjutan”;
  • Lalu lengkapi informasi mengenai titik SPPG tersebut;
  • Checklist kebutuhan dari titik bangunan SPPG itu;
  • Menggunggah dokumen yang, lalu klik tombol “Ajukan” untuk mengirimkan pengajuan;
  • Setelah itu pihak BGN akan memverifikasi dan jika setujui akan memberitahukan mitra untuk pelaksanaan dukungan program MBG.
Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version