Waktu Adalah Dasar | Rekoleksi Keluarga Katolik

Rekoleksi untuk Keluarga Katolik - Komisi Keluarga Keuskupan Agung Kupang

- Editorial Staff

Rabu, 6 Agustus 2025 - 01:39 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Waktu adalah anugerah yang luar biasa, namun kita sering menyia-nyiakannya karena banyaknya gangguan, yang kadang tidak   begitu penting dan bisa kita tunda. Meskipun tanggungjawab keluarga, seperti bekerja, merawat rumah, mengasuh anak dll, merupakan bagian penting, namun jika kita mau mencermatinya dengan teliti, maka  kita akan menemukan bahwa kita kadang  membiarkan waktu hidup kita didominasi oleh hal-hal yang kurang penting seperti tenggelam dalam media sosial, terpancang pada video game, TV, atau surfing internet. Kita perlu meminimalkan kegiatan-kegiatan asing ini dan meluangkan lebih banyak waktu setiap hari untuk terhubung dengan pasangan, keluarga dan Allah. Jangan biarkan “gangguan-gangguan” yang kurang penting itu menjadi utama dan menggantikan waktu kita untuk membangun relasi dengan pasangan maupun dengan Allah.

Perjalanan membangun Perkawinan Ekaristis diawali dengan sebuah kesadaran bahwa kita harus melindungi, merawat dan memperkuat harta kita yang paling berharga yaitu: iman dan keluarga kita.   Santo Paus Yohanes Paulus II dalam Familiaris Consortio no.86 mengatakan bahwa “Masa depan umat manusia hadir melalui keluarga”. Maka pentinglah bahwa kita melindungi, merawat dan memperkuat harta karun yang berharga ini. Supaya lebih bertumbuh dalam intimitas dan pemahaman mengenai pasangan, kita perlu waktu bersama yang cukup. Demi perkawinan, kita, sebagai pasangan, perlu juga memperdalam relasi kita dengan Allah, sumber dan asal kemampuan terbesar kita untuk mencintai.

 

Dialog:

  1. Apa gangguan-gangguan yang membuat relasi perkawinan kita menjadi tegang dan terganggu?
  2. Apa yang perlu kita usahakan bersama atau masing-masing, agar kita dapat mengurangi gangguan dalam relasi dan mempunyai lebih banyak waktu bersama?
  3. Bagaimana kita dapat memberikan waktu yang cukup bagi Allah dalam doa-doa kita setiap hari atau setiap minggu?
  4.  Doa-doa apa yang dapat kita gunakan sebagai doa harian kita bersama sebagai satu keluarga?

 

Doa:

Bantulah kami untuk memberikan lebih banyak waktu untuk-Mu dan untuk pasangan. Lindungilah kami dari semua godaan Setan yang mencoba mengalihkan perhatian kami dari-Mu dan dari pasangan kami sehingga kami tidak kehilangan sukacita. Kami mempersembahkan doa ini kepada-Mu, Tuhan Yesus, melalui Maria dan dalam persatuan dengan St Yosef.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV
Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan
“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja
Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman
​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV

Sabtu, 12 September 2026 - 08:08 WITA

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:32 WITA

“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:36 WITA

Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:01 WITA

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version