Tandon Air Cuci Tangan Hilang, Ini Kata Kadus Bibin-Desa Leuntolu

- Editor

Rabu, 23 Maret 2022 - 14:20 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tandon Air Cuci Tangan Hilang,Ini Kata Kadus Bibin-Desa Leuntolu.

Atambua, matatimornews. Rabu,23 Maret 2022 Salah satu Tandon penampung air yang dibelanjakan dengan Dana Covid 19 tahun 2021 untuk para pengunjung maupun pelintas yang ingin beristirahat sejenak di Lopo tersebut untuk mencuci tangan hilang. Diduga tandon tersebut dicuri, bahkan rangka penyangga tandon pun hilang tanpa jejak.

Kepala Dusun Bibin, Agustinus Kole ketika ditemui awak media ini membenarkan kejadian tersebut “Saya tidak tau persis kapan hilangnya fiber (Tandon, masyarakat menyebutnya fiber, red.) dan pangkuannya tetapi saya tau bahwa hilang sekitar dua bulan lalu dan saat saya ke lopo baru tau ternyata fiber itu sudah tidak ada dan itupun mungkin diambil orang dengan malam hari karena itu ada di pojok sana yang gelap. Air juga tidak ada di dalam jadi orang angkat juga tidak susah tetapi saya sudah laporkan ke Kepala Desa” kata Agustinus

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Terpisah Yanuarus Seran salah satu anggota BPD Desa Leuntolu yang juga pengguna lopo untuk berjualan kepada media ini menuturkan hal yang sama.

“Ini fiber hilang entah kapan tetapi yang benarnya terjadi dengan malam hari karena siang tidak mungkin. Sedangkan saya yang jual di sinipun setiap malam keluar untuk jualan sayur sehingga saya tidak tau dan kembali juga sudah tidak ada lagi” Ujar Yan

Kades Leuntolu Patrisius Luan ketika dikonfirmasi media ini via pesan whatsapp membenarkan peristiwa tidak terpuji tersebut.”Ia benar”jawab Kades Leuntolu.(EW)

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version