Menulis yang bingung

- Editor

Jumat, 2 Juni 2023 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menulis yang bingung atau bingung yang menulis? matatimor mari kita mulai bingung bersama. Entah kemana, dan harus memulai dari mana. Saya telah sampai pada titik di mana fokus belum berarti sebuah kewajiban. Bingung dan selalu saja bingung. Un tuk itu, mungkin tak perlu harus memaksa pikiran untuk merangkai kata.

Kita cukup bicara, apa adanya. Jangan ada plintir antara kita, hingga banyak diplomasi. Sebagian orang berusaha untuk memberi keterangan dengan iya. Tidak? mungkin kurang jelas apa yang harus aku tulis di sini. Terserah. Yang baca pun bingung, tak mengerti apa yang tertulis. Sebab, yang menulispun penuh dengan kebinungan.

BACA JUGA  Kepala Sekolah Bukan Jabatan Permanen: Pemberhentian adalah Corrective Action, Bukan Hukuman

Selanjutnya mari kita mulai menelusuri apa sesungguhnya keinginan manusia itu sendiri. Hingga kita Terus berkelana dan mencari-cari sesuatu di tengah hiruk pikuk dunia. Sebaiknya kita Bersemedi? bertapa? berdoa? berlutut? Segera menyerahkan seluruhnya kepada Yang Kuasa? Boleh. Ada baiknya Sesekali ambil waktu hening.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyendiri, berpasrah pada Sang Khalik. Kesemuaan kehidupan manusia adalah sia-sia. Namun kesia-siaan itu mesti kita isi. Dengan berbagai laku. Agar Hidup yang sia-sia itu tak terus saja menjadi tak berarti. Dalam kesia-siaan itu, ada serpihan harapan. Harapan yang tak pernah pupus, terus mencoba berlangkah.

BACA JUGA  Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan

Melangkah dalam serpihan rindu. Sesekali tertunduk malu. lalu pergi, dari keramaian. Ah….aku bingung. Apa yang mesti kutulis di sini? Ini aku. Padamu aku berserah. dengan sega kekurangan yang ada pada diriku.

Amin ? Menulis yang lagi bingung !

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Pulau Semau Mendadak Hilang dari Pandangan: Ada Apa dengan Udara Kabupaten Kupang?
Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan
Duka Flores, Goyang “Bosan Hala” dan Jebakan Kacamata Hitam Media Sosial
Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Pulau Semau Mendadak Hilang dari Pandangan: Ada Apa dengan Udara Kabupaten Kupang?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Duka Flores, Goyang “Bosan Hala” dan Jebakan Kacamata Hitam Media Sosial

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!