Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo Audiens Bersama Walikota Magelang, Ini Hal yang Dibicarakan.

Magelang, News.Matatimor-Net : Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo, K.A Halim melakukan audiensi bersama Walikota Magelang, M Nur Aziz di Pendopo Walikota Magelang, Selasa 12/12/2023.

Turut hadir mendampingi Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo K.A.Halim, Kasi Tikim (Jerold), dan tampak pula jajaran Pemkot Magelang yang mendampingi Walikota Magelang. Asisten I dan II, Kepala DPMPTSP, Kepala BPKAD, Kepala Dinas PU, Kabag Organisasi dan Kabag Pemerintahan.

Pada kesempatan tersebut, Walikota mengungkapkan sesuai semangat Kota Magelang sebagai kota perdagangan, pelayanan dan jasa. Dirinya ingin Kota Magelang memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakat, didalamnya termasuk layanan keimigrasian baik paspor bagi WNI dan izin tinggal bagi WNA.

BACA JUGA  Kominfo Apresiasi Media dalam Menciptakan Ruang Percakapan Positif Kunjungan Paus Fransiskus

“Sebuah kota dianggap maju jika ada Kantor Imigrasi yang melayani masyarakat di wilayahnya” ujar Walikota Magelang M. Nur Aziz.

Lanjutnya, Saya berikan target 4 (empat) bulan yaitu sampai April 2024, pendirian UKK di Kota Magelang agar terealisasi”

Kepala DPMPTSP juga mengungkapkan bahwa animo masyarakat Kota Magelang sangat tinggi ditandai dengan kuota layanan Imigrasi di MPP Kota Magelang yang selalu padat.

BACA JUGA  Peduli Sesama, Rinto Richarson Tode Calon Anggota DPRD TTU Dapil IV Menyumbangkan Peti Jenazah dan Tenda Jadi

Walikota Magelang mengungkapkan Kota Magelang memandang perlu kehadiran imigrasi secara permanen di wilayahnya.

Menanggapi perintah Walikota, Kepala BPKAD menyampaikan ada beberapa pilihan alternatif lokasi UKK nantinya berupa gedung kantor yang merupakan aset daerah Magelang yang terletak di Jalan Pahlawan dan Kwarasan, Magelang.

Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo (K. A. Halim) menyampaikan bahwa setelah audiensi tahapan selanjutnya Pemkot Magelang dapat menyampaikan surat permohonan pendirian UKK kepada Kemenkumham cq Dirjen Imigrasi untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh Direktorat Kerja sama Keimigrasian Ditjenim Jakarta dengan menurunkan tim survei. Tutup Halim

error: Content is protected !!