a Love Story by : Amelia Q

- Editor

Minggu, 26 Januari 2020 - 04:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ego yang Nyaris Membunuh Rasa

Karya : Amelia Q

Sejak sekian lama hubungan kasih ini kita jalin banyak hal –hal kecil selalu memicu kesalahpahaman hingga sering terjadi pertengkaran yang membuat kita berpikir untuk mengakhiri segalanya.

Ego kita membutakan hati nurani dan meredam gejolak cinta yang pernah tersulut di dalam hati dan pikiran kita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seringkali kesalahpahaman juga pertengkaran terjadi, akal kita masih mencari jalan keluar menemukan titik temu agar hubungan kita tetap bertahan dan lebih baik.

Kita terus berusaha agar menjadikan pertengkaran ini sebagai pelangi yang memperindah jalinan kasih kita.

BACA JUGA  Malam - Sebuah Puisi

Namun, ego dalam diri dan ketidakdewasaan kita menerima kekurangan masing-masing terus memicu api pertengkaran bahkan semakin hari semakin tak terkendali.

Hingga ego kita menyeret kita untuk menyerah pada hubungan yang tak lagi bermuara pada kebaikan karena hilangnya rasa saling percaya diantara kita hingga hal-hal sepele menjadi masalah berat yang tak pernah berakhir.

Perselisihan, pertengkaran selalu saja mewarnai kebersamaan kita.

Cinta yang dulu menyatukan kita berganti dengan amarah yang memaksa hati kita saling menjauh tanpa mengakhiri jalinan kasih diantara kita.

Kita mulai berkutat dengan ego dan hidup masing-masing. Kita merasa asing satu sama lain dan meskipun hubungan telah terjalin begitu lama tetap saja tak juga membantu kita menemukan kembali rindu dihati kita, bahkan tanpa kita sadari ada hal terbaik dalam hubungan kita yang pernah menjadi bagian terindah mulai memudar dari hubungan kita karena ego.

BACA JUGA  FLS2N SMA di Amfoang Timur || Bagian 1

Sesungguhnya tanpa kita sadari juga sebenarnya perasaan cinta kita semakin kuat karena perbedaan dan pertengkaran namun lagi-lagi ego menjadi alasan yang membutakan mata hati kita melihat dan merasakan cinta yang terselubung dalam perbedaan.

Ya…seharusnya ini tidak terjadi. Seharusnya kita dapat melalui semua ini atas nama cinta tapi kita masih terus bertahan dengan ego yang membuat hubungan kita semakin rumit.

BACA JUGA  Aku adalah Masa dan Waktu | Puisi Heronimus Bani

Pada saat yang sama dalam keraguan hati akan hubungan ini, kita semakin jauh terpisah raga dan perasaan. Disaat waktu dan keadaan memisahkan kita semakin jauh, kita masih sibuk berkutik dengan ego kita sendiri. Kita semakin terlena dengan kesendirian hingga hampir melupakan hubungan kita bahkan hanya untuk saling bertanya kabarpun terasa enggan untuk dilakukan. Serasa lucu dan tak berkualitas lagi perasaan kita.
AQ

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!